Posted on : 27 Maret 2021 | keategori : VIOLET EYES PHOTOGRAPHY | dibaca 275 kali

Di era globalisasi, jual beli sekarang lebih sering dilakukan secara online. Hal ini terjadi karena selain mudah dan murah, jangkauan marketnya juga lebih luas karena bisa diakses dimana saja dan kapan saja oleh siapapun. Saat ini bisnis online memang sudah menjamur di masyarakat, dikarenakan mudahnya membuka usaha di online.

Apapun industri bisnis online yang kita punya, mulai dari industri fashion, industri makanan dan minuman hingga teknologi, layanan B hingga C dan lainnya, kita tetap sama sama harus standing out dan menemukan cara kreatif untuk melakukannya.

Di antara berbagai strategi di luaran sana yang dapat kita semua pikirkan, ada satu yang memiliki dampak besar pada perilaku pembelian di dalam internet: foto katalog produk. Setiap barang-barang yang kita foto dan upload di internet tersebut diserahkan ke market untuk menentukan apakah ia akan dibeli atau tidak, laku atau tidak. 

Jika tujuannya untuk memperkuat citra brand atau perusahaan, otomatis lebih ke branding seperti logo atau nama perusahaan. Teknik pengambilan foto produk ini disesuaikan sama tujuan mengapa foto produk itu dibuat. Dan ada beberapa teknik pengambilan foto produk paling populer, diantaranya:

  • Studio foto produk sederhana [Simple Studio Product Shots] yang pengaturan studionya cenderung statis. Tipe ini banyak diterapkan saat mau ambil foto parfum, tupperware atau benda kecil lainnya. Dengan demikian, fokusnya bukan pada kemasan atau ukurannya, tetapi nuasa dan makna produk itu sendiri

  • Foto produk latar putih [white background photoshoot] yang merupakan keadaan dimana foto tersebut diambil dengan background putih. Mengapa banyak foto produk pakai background ini? Karena produk akan terlihat mengambang. Tipe ini cocok untuk produk yang akan dijual di situs eCommerce

  • Menunjukan skala produk [Scale to Show the Size of the Product], yang bertujuan untuk membantu calon konsumen dapat informasi ukuran produk hanya dari foto

  • Foto produk grup [Product Grouping] yang membantu calon konsumen dapat opsi warna atau varian produk yang di foto. Jadi, teknik ini melibatkan bentuk, ukuran dan variasi produk dalam satu foto

  • Tipe gaya hidup [Products and Lifestyle Action Shots], yang pada dasarnya, berfungsi untuk memberi tahu ke calon konsumen bahwa produk tersebut hanya boleh digunakan sesuai tujuan pembuatannya. Dalam beberapa kasus, tipe ini melibatkan berbagai informasi seperti pilihan warna yang tersedia dan bagaimana produk itu terlihat saat digunakan konsumen

  • Tipe non-tradisional [Non-Traditional Product Images], yang didalamnya tidak menampilkan identitas produk secara rinci alias tidak menampilkan produk yang mau dijual. Biasanya, fotografi produk tipe ini tidak menjual produk melainkan ide. Contohnya, foto produk untuk bungkusan kado yang mewakili ide pembuatan kado

 

Komentar 0

Komentar