Posted on : 27 Maret 2021 | keategori : VIOLET EYES PHOTOGRAPHY | dibaca 84 kali

Fotografi itu sebuah bentuk ekspresi, sebuah peluang untuk menangkap dan mengabadikan momen, pengalaman dan emosi. Fotografi itu sebuah upaya yang sungguh-sungguh kreatif. Singkat kata, fotografi itu sebuah bentuk seni.

Dan orang-orang yang ingin mengikuti visi kreatif mereka memerlukan mitra yang tepat, yaitu lensa yang sepenuhnya cocok dengan badan kamera mereka. Selama lebih dari 125 tahun, ZEISS meraih pengalaman dalam pembuatan lensa dan mengumpulkan keahlian saintifik di segenap bidang bisnis kami. Keluarga lensa autofokus ZEISS Batis, yang sepenuhnya kompatibel dengan semua seri kamera tanpa cermin buatan Sony*, memenuhi spesifikasi kualitas dan imaging ZEISS yang tinggi, sehingga para fotografer dapat mencurahkan kreativitas, visi dan fokus kepada subjek yang dihadapi.

Penamaan lensa Zeiss memang terdengar agak exotic dan asing, seperti Sonnar, Biogon, Distagon dan sebagainya. Zeiss mengelompokkan lensa berdasarkan rancangan elemen optiknya. Dalam pemakaian sehari-hari, sebenarnya tidak perlu kuatir tentang penamaan istilah lensa ini, lebih baik mempertimbangkan focal length (jarak fokus) dan bukaan maksimum lensa tersebut. Sebagian besar lensa Zeiss tidak bisa autofokus, kecuali lensa Touit dan lensa Sony E-mount.

Meskipun banyak lensa Sony/Zeiss lainnya yang mencakupi focal length 25mm seperti 16-35mm, dan 24-70mm, Zeiss Batis 25mm f/2 memiliki keunikan sendiri, yaitu merupakan lensa fix. Selain itu, 25mm f/2 memiliki bukaan yang relatif besar (Kurang lebih 2 stop lebih besar / 4 kali lebih banyak cahaya). Latar belakang juga bisa lebih blur. 25mm f/2 juga bisa fokus cukup dekat yaitu 20 cm, sehingga cukup baik untuk foto close-up photography. Perbesarannya 1:5.2 dan beratnya 355 gram.

Lensa yang kedua yaitu Zeiss Batis 85mm f/1.8, yang dirancang untuk penggemar portrait photography. Meskipun bukaannya tidak mencapai f/1.2 atau f/1.4 seperti lensa portrait pada umumnya tapi lensa ini memiliki optical stabilization untuk membantu menstabilkan getaran kamera. Berat lensa ini 455 gram. Panjang lensa 9.2 cm, dan filter yang cocok 67mm.

beberapa review dari fotografer dapat disimpulkan bahwa:

  • Zeiss Batis 85mm f/1.8 OSS = Kontras dan ketajaman tinggi bahkan sampai ujung foto, micro contrast sangat tinggi (tajam) di f/5.6 lebih baik dari sebagian besar lensa dan tidak kalah dari lensa Leica yang terbaik. Ada sedikit distorsi pincushion yang bisa diperbaiki di editing.

  • Zeiss Batis 25mm f/2 = Kontras lumayan bagus bahkan di f/2 dan sampai ujung-ujung foto (jarang untuk lensa lebar).

Komentar 0

Komentar