Posted on : 10 Oktober 2019 | keategori : VIOLET EYES PHOTOGRAPHY | dibaca 35 kali

Mengabadikan momen tentang anak, merupakan hal yang sangat menarik, tentunya bagi kedua orang tuanya. Dan kenangan dalam sebuah foto begitu berarti, melihat tumbuh kembang anak, perubahan fisik anak mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki, rasanya begitu menyenangkan dan memberikan kebahagiaan khusus terhadap orang tuanya.

Memotret anak-anak menjadi salah satu hal yang mengasyikkan. Ekspresi lugu, tingkah polah yang spontan menjadi daya tarik tersendiri untuk diabadikan. Namun terkadang, mengabadikan daya tarik anak-anak kedalam frame tidak semudah menikmatinya dengan mata telanjang.  Seringkali hasil yang tertangkap kamera tampak blur semua dikarenakan gerak dinamis mereka, atau terlambat menangkap momen.

Memotret anak-anak memang tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Memotret anak-anak membutuhkan kesabaran yang ekstra karena sulitnya untuk mengatur mereka. Jika kita tidak sabar, maka kita sendiri yang akan stress dan kewalahan. Saat memotret anak kecil, pastikan bahwa lampu kilat (flash) anda dimatikan agar tidak mengganggu konsentrasi anak. Untuk mengatasi hal ini, gunakanlah cahaya alami yang ada di sekitar. Berikut ini adalah beberapa teknik sederhana untuk menciptakan foto anak yang keren dan bagus :

Fokus Pada Mata

“Mata adalah jendela jiwa seseorang, itulah sebabnya, mata harus menjadi titik fokus dari setiap foto yang baik.” Memang benar mata bukanlah satu-satunya bagian penting untuk menghasilkan foto yang baik dan bagus, tetapi mata adalah elemen paling tajam dan penuh dengan daya tarik yang ada pada wajah anda, dan hal itu tidak bisa dipungkiri. Saat anda melakukan pemotretan dengan menggunakan aperture yang lebar dengan mengambil fokus pada mata, maka lensa bokeh (pengaburan titik cahaya) akan membantu dalam melembutkan tampilan foto anda sehingga terlihat menarik dan penuh daya tarik.

Aturlah / tempatkan kamera anda sejajar dengan mata mereka (anak-anak) jika anda menginginkan tubuh mereka terlihat bagus (kepala tidak lebih besar dari bagian tubuh lainnya). Misalnya, anda bisa berbaring, membungkuk, ataupun juga berjongkok. Pada umumnya, tubuh seorang anak lebih kecil atau jauh lebih pendek dari pada kita, karena itu kita harus rela untuk berbaring, berjongkok, ataupun juga membungkuk. Kecuali anda memiliki efek atau angle tertentu. Tapi jika tidak maka lakukanlah hal-hal tersebut dengan sabar.

Sabar Dan Selalu Siap

Jika anda menginginkan ekspresi atau perasaan yang natural/alami, maka anda terkadang harus melakukan pemotretan secara sembunyi – sembunyi. Anak kecil terkadang malu, ketika dirinya diperhatikan. Oleh sebab itu, anda harus bisa menjadi teman agar ekspresi alami dari anak kecil tersebut bisa muncul. Jangan lupa untuk memperhatikan suasana hati (mood) mereka. Ambillah gambar saat suasana hati (mood) mereka (anak kecil) sedang bahagia. Meski tak ada salahnya, mengambil gambar di kondisi apapun, tapi memotret anak kecil yang ceria lebih berwarna dibanding memotret anak kecil yang sedang sedih.

Manfaatkan Alat Bantu

Tidak semua anak-anak suka bergaya dan berpose luwes, apalagi kalau tahu mereka sedang di foto. Jika anak tampak canggung, malu atau terlalu kaku manfaatkan alat bantu yang anda. Mainan adalah alat paling ampuh, jika mereka suka bermain boneka berilah boneka. Jika mereka suka bermain mobil-mobilan, berikan mobil-mobilan. Kalau mainan memang tidak tersedia, anda bisa memanfaatkan kursi, buku atau bahkan bolpen. Dengan begitu mereka akan sedikit melupakan kalau sedang jadi obyek foto dan mulai berekspresi spontan.

Komentar 0

Komentar